Ingin Naik Pesawat Saat PSBB? Dokumen Ini Wajib Kamu Bawa!

PT Angkasa Pura II (Persero) kembali memperpanjang pembatasan penerbangan hingga 7 Juni 2020.

Selain itu, pihak bandara juga mengingatkan bahwa penumpang yang ingin menaiki pesawat di masa PSBB adalah mereka yang masuk dalam kriteria dan syarat khusus.

Berikut adalah kriteria dan syarat khusus berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 05/2020:

Bagi pekerja yang bergerak di lembaga pemerintah atau swasta

  • Menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, TNI, Kepolisian RI yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat Eselon 2.
  • Menunjukkan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah/Unik Pelaksana Teknis/Satuan Kerja/Organisasi Nonpemerintah/Lembaga Usaha yang ditandatangani oleh Direksi/Kepala Kantor.
  • Menunjukan hasil negatif COVID-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (PCR) Test/Rapid Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan.
  • Bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai dan diketahui oleh Lurah/Kepala Desa setempat.
  • Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah).
  • Melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal pada saat berada di daerah penugasan, serta waktu kepulangan).

Bagi perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia

  • Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah).
  • Menunjukan surat rujukan dari Rumah Sakit untuk pasien yang akan melakukan pengobatan dari tempat lain.
  • Menunjukkan surat keterangan kematian dari tempat almarhum/almarhumah (untuk kepentingan mengunjungi keluarga yang meninggal dunia).
  • Menunjukkan hasil negatif COVID-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (PCR) Test/Rapid Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan.

Baca Juga: Mau Ke Jakarta? Pastikan Kamu Punya Surat SIKM!

Bagi Repatriasi Pekerja Migran Indonesia, WNI dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh Pemerintah ke daerah

  • Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal).
  • Menunjukkan surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau surat keterangan dari perwakilan RI di luar negeri (untuk pemulangan dari luar negeri).
  • Menunjukkan surat keterangan dari Universitas atau Sekolah (untuk Mahasiswa dan Pelajar).
  • Menunjukkan hasil negatif COVID-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (PCR) Test/Rapid Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan.
  • Proses pemulangan harus dilaksanakan secara terorganisir oleh lembaga pemerintah, pemerintah daerah, swasta dan universitas.

Wajib Bawa SIKM bagi penumpang tujuan Jakarta

Kriteria dan syarat di atas ada peraturan tambahan yang diberikan khususnya bagi penumpang dengan tujuan JABODETABEK.

Setiap penumpang pesawat yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dan melanjutkan perjalanan ke wilayah JABODETABEK wajib menunjukan Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

Ingin Naik Pesawat Saat PSBB? Dokumen Ini Wajib Kamu Bawa!

Pihak Angkasa Pura II selaku operator Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan posko pemeriksaan (checkpoint) guna memenuhi ketentuan SIKM tersebut.

“Pengajuan SIKM dapat dilakukan secara online saat calon penumpang pesawat berada di kota asal keberangkatan. Kami informasikan di bandara Soekarno-Hatta tidak terdapat meja atau pos pengajuan SIKM,” Ujar Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur AP II, melalui siaran pers Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Adapun untuk mendapatkan SIKM, calon penumpang harus membuatnya melalui situs online di corona.jakarta.go.id