Inilah Alasan Mengapa UNESCO Menetapkan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia pada Tahun 1991!

Apakah teman-teman tahu alasan mengapa UNESCO menetapkan Candi Borobudur sebagai warisan dunia pada tahun 1991?

Pertanyaan ini mungkin kamu temukan saat menyimak siaran “Belajar dari Rumah” di TVRI pada pukul 10.00-10.30 tadi.

Ternyata memang banyak hal menarik yang bisa kita pelajari dari Candi Borobudur.

Candi Borobudur adalah salah satu Candi Buddha di Indonesia yang terletak di Magelang, Jawa Tengah.

Mungkin beberapa dari teman-teman pernah berkunjung ke situs budaya sekaligus bersejarah ini. 

Bangunannya sangat besar dan tingginya diperkirakan setara dengan gedung 10 lantai. Karena itu tidak heran jika Candi Borobudur dinobatkan sebagai Candi Buddha terbesar yang ada di dunia.

Setelah mengalami pemugaran dan perbaikan konstruksi, UNESCO akhirnya menetapkan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan dunia.

Kira-kira apa alasaannya? Ayo kita cari tahu jawabannya di sini!

Mengapa UNESCO Menetapkan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia Tahun 1991?

Ada tiga kriteria Outstanding Universal Value (OUV) yang menjadikan Borobudur sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage) oleh UNESCO.

Pertama, kompleks Candi Borobudur berbentuk piramida tanpa atap terdiri 10 berurutan ke atas, bermahkotakan sebuah kubah berbentuk genta besar.

Borobudur juga merupakan gabungan stupa dan gunung yang jadi mahakarya arsitektur dan seni monumental Budhhisme.

Kedua, kompleks Candi Borobudur menjadi contoh luar biasa dari seni dan arsitektur Indonesia dari masa awal abad 8 dan akhir abad 9.

Karya ini memberi pengaruh besar kebangkitan arsitektural pada masa awal abad 13 dan awal abad 16.

Faktor ketiga, Candi Borobudur berbentuk teratai, bunga yang disucikan dalam tradisi Budha.

Kompleks bangunan ibadah ini refleksi eksepsional perpaduan ide asli pemujaan nenek moyang dan konsep Buddhisme dalam mencapai nirwana.

Sepuluh teras berundak dari keseluruhan struktur candi selaras dengan tahapan yang harus dicapai Bodhisattva sebelum mencapai ke-Buddha-annya.

Bagaimana Upaya yang Dilakukan Agar Status Candi Borobudur Tetap Baik Menurut UNESCO?

Upaya agar status Candi Borobudur tetap baik adalah:

– Memelihara peninggalan sejarah sebaik-baiknya, menjaga kebersihan dan keindahan.

– Melestarikan benda sejarah tersebut agar tidak rusak, baik oleh faktor alam maupun buatan.

– Tidak mencoret-coret benda peninggalan sejarah, turut menjaga kebersihan dan keutuhan, wajib menaati tata tertib yang ada dalam setiap tempat peninggalan sejarah, dan wajib menaati peraturan pemerintah dan tata tertib yang berlaku.